JAKARTA, IDEPUBLIK.COM – Ratusan massa dari Dewan Pengurus Pusat Aliansi Non ASN Non Database Gagal CPNS Indonesia melaksanakan aksi damai di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Massa menyampaikan aspirasi terkait tenaga non-ASN Non Database untuk diangkat PPPK Paruh Waktu, di Kantor Kementerian PANRB Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Jakarta pada Senin (08/09/2025).
Ketua DPP Aliansi Non ASN Non Database Gagal CPNS Indonesia, Muhammad Badru S. Al Ghifari menyampaikan aspirasi honorer non database untuk diangkat sebagai PPPK Paruh waktu mekanisme pengangkatan PPPK pada tahun 2024.
Masa menilai kebijakan dari Kemenpan RB hanya memberikan kesempatan pengangkatan PPPK bagi tenaga honorer yang sudah masuk database BKN. Para pengunjuk rasa ini pun menuntuk pihak Kemenpan RB agar semua tenaga honorer non database BKN yang sudah mengabdi minimal 2 tahun secara terus-menerus mendapatkan pengangkatan PPPK Paruh Waktu.
“Kami dikeluhkan oleh teman-teman dari Sabang sampai Meraoke ini mereka itu intinya minta apa ya kita itu disetarakan gitu, kita itu tidak dibedakan satu sama lain intinya seperti itu. Kalau yang memang merasa sudah bekerja lebih dari 2 tahun berturut-turut, kenapa tidak bisa dimasukkan juga ke dalam skema paruh waktu PPPK. Sementara itu, pihak Kemenpan RB meminta para tenaga honorer non database BKN untuk tetap bekerja sambil menunggu proses yang akan dilakukan Pemerintah,” ujar Al Ghifari pada awak media.












