“Mari ikuti kampanye “dua anak lebih sehat” dan juga “berencana itu keren” sehingga insya Allah keluarga akan menjadi keluarga kecil yang bahagia, sejahtera, dan bebas stunting” tuturnya.
Dijelaskan Mediheryanto, kontribusi terbesar anak terlahir beresiko stunting adalah hamil dan melahirkan di usia yang terlalu muda, hamil dan melahirkan di usia yang terlalu tua, hamil dan melahirkan dengan jarak yang terlalu dekat dan hamil serta melahirkan yang terlalu sering.
Wakil Bupati OKU Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H. yang akrab disapa Mas Yudha dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada para orang tua karena sudah berpartisipasi dalam menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia yaitu dengan mengikuti program KB.
Mas Yudha menuturkan, dalam rangka menghasilkan Sumber Daya Manusia terbaik adalah dimulai dari ruang lingkup yang paling kecil yaitu ruang lingkup keluarga.












