Sejauh ini, hasil pantauannya memang siswa SIT tidak disediakan katering dan air minum dari sekolah. “Para siswa, membawa bekal dan air minum dari rumahnya masing-masing,” tukasnya.
Ke depan, tandasnya jika baku mutu dan kualitas penyediaan katering dan air minum telah memenuhi standar kelayakan dan kehigienisan. Bisa saja, akunya SIT menyediakannya kembali. “Dinkes Prabumulih, akan melakukan pengawasan dan pengecekan secara rutin minimal pertiga bulan sekali. Memastikan kelayakan konsumsi dan kehigienisannya,” pungkasnya. (rin)












