Selain sektor pertanian, Pemkab Muara Enim juga fokus membenahi infrastruktur. Salah satu terobosan besar yakni penutupan jalur angkutan batubara di jalan umum sejak 2018. “Sekarang 90 persen sudah tidak lewat jalan raya lagi, dan masyarakat jauh lebih nyaman,” ujar Herman Deru.
Gubernur juga mengapresiasi rencana pembukaan akses jalan menuju Bengkulu yang digagas Bupati Muaraenim. Menurutnya, jika jalur itu terealisasi, maka jarak ke pelabuhan laut akan semakin dekat dan membuka peluang ekspor baru, termasuk bagi hasil tambang PTBA.
Sementara itu, Direktur SDM PTBA, Ikhsanuddin Usman, menegaskan bahwa pembangunan PLTS irigasi adalah bentuk kontribusi perusahaan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.
“Kami bangga bisa meresmikan dua PLTS baru ini. Total sudah ada 11 PLTS yang kami bangun, dan akan menyusul tiga lagi setelah lahan siap,” katanya.
Ia menyebutkan, setiap unit PLTS mampu mengairi hingga 20 hektare sawah dan memberikan manfaat bagi puluhan petani. “Dulu hanya sekali panen, kini bisa dua hingga tiga kali panen. PLTS ini perawatannya juga minimal dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel juga menyerahkan penghargaan Bukit Asam Social Impact Competition (BASIC), penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi, serta bibit benih unggul dari Dinas Pertanian Muara Enim. Hadir pula Bupati Muaraenim H. Edison, Wakil Bupati Banyuasin Hj. Sumarni, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD Sumsel.*












