Apakah shalat terjaga dengan baik? Apakah membaca Al-Qur’an semakin meningkat? Apakah kita sudah bisa menjaga lisan dan perilaku dengan lebih baik?
Dengan begitu, akan muncul motivasi diri untuk terus menyempurnakan ibadah.
Langkah berikutnya adalah memperbaiki kualitas puasa. Artinya, bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan sia-sia.
Artinya implementasi puasa Ramadan ini senantiasa untuk memfokuskan diri pada makna puasa sebagai pembelajaran kesabaran dan pengendalian diri.*


