“Saya masuk islam umur 15 tahun, SMP waktu itu. Diusir orang tua dari Bengkalis dan kabur ke Dumai, saya mencintai Nabi Muhammad SAW dan telah saya buktikan belajar islam dan mensyiarkannya,” aku ustadz berdarah Tionghoa ini, Senin malam.
Pada kesempatan itu, ustadz muallaf ini mengajak, umat islam mengubah kesuksesan menjadi keberkahan. “Setiap orang bisa meraih kesukses, tetapi belum tentu berkah. Makanya, kita mengajak mengubah sukses menjadi berkah. Caranya?,” jelasnya.
Ucap Koko Liem, pergunakan duit berjuang di jalan Allah SWT. Akunya, jika itu dilakukan jelas sukses bisa jadi berkah. Bebernya, banyak cara mengubah duit menjadi berkah.
“Salah satunya membantu ustadz mensyiarkan agama islam, sekedah anak yatim, dan lainnya. Dan, hal itu memang dianjurkan dalam agama islam,” sebutnya.






