Dalam kesempatan yang sama, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Basyaruddin Akhmad dalam laporannya menyebut gerakan launching Bedah Rumah Tidak Layak Huni dan Penyerahan Sanitasi Serentak se-Sumsel sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Program bedah rumah ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, Baznas, APBN dan APBD.
“Alhamdulillah, bedah rumah ini merupakan inisiasi Pak Pj Gubernur Agus Fatoni,” katanya.
“Menurut catatan kami ada bedah rumah sebanyak 8.000 lebih dan ini belum pernah terjadi secara serentak. Kami paparkan disini akan di launching 7 dibedah 5 dari BSB dan 2 Jamkrida,” sambungnya.
Nantinya, pada hari jadi Provinsi Sumsel yang ke-78 Tahun, akan diresmikan 78 unit rumah di Palembang dan 1.700 di wilayah Provinsi Sumsel.
Launching Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) yang diinisiasi Pj Gubernur Agus Fatoni tersebut mendapatkan sambutan antusias dari warga sekitar, seperti yang diungkapkan Yuli, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Agus Fatoni yang akan membedah tempat tinggalnya.












