OPINI

Menilik Dampak Gadget dan Pentingnya Edukasi Dini

×

Menilik Dampak Gadget dan Pentingnya Edukasi Dini

Sebarkan artikel ini
Muhtaromun Uswatun Hasanah
Muhtaromun Uswatun Hasanah

Oleh: Muhtaromun Uswatun Hasanah

Mahasiswa Universitas Nurul Huda Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

ERA saat ini, siapa yang tidak menggunakan gadget? Hampir semua orang dari berbagai umur dan kalangan menggenggam gadgetnya masing-masing disetiap waktu dan aktivitas.

Mulai dari anak-anan sampai orang tua, hampir semua orang punya alat canggih ini di tangan. Gadget sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari untuk belajar, bermain, bahkan bersosialisasi.

Tapi, di balik semua kemudahannya, ada sisi negatif yang sering terabaikan, terutama ketika gadget jatuh ke tangan anak-anak tanpa pengawasan.

Bagi anak-anak, gadget bisa terasa seperti dunia ajaib. Dengan satu klik, mereka bisa nonton kartun, main game, atau belajar angka dan huruf lewat aplikasi edukatif.

Jika digunakan dengan benar, gadget sebenarnya bisa jadi sarana pembelajaran yang menyenangkan. Masalahnya, tidak semua anak tahu batas penggunaan.

Banyak anak di bawah umur yang akhirnya kecanduan menatap layar berjam-jam setiap hari. Padahal, terlalu lama bermain gadget bisa memengaruhi perkembangan otak, kesehatan mata, bahkan kemampuan bersosialisasi mereka di dunia nyata.

Dampak Negatif yang Sering Diabaikan
Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak bukanlah hal sepele. Ada sejumlah dampak negatif yang perlu kita cermati bersama.

Dari segi kesehatan, dampak negatif gadget dapat terjadi. Pertama, layar gadget memancarkan cahaya biru yang bisa membuat mata cepat lelah dan kering.

Kalau kebiasaan ini terus berlanjut, bisa saja anak mengalami gangguan penglihatan di usia muda.

Kedua, anak-anak yang terlalu sering bermain gadget cenderung malas bergerak, akibatnya, tubuh jadi kurang aktif dan risiko obesitas meningkat.

Ketiga, ketika anak lebih nyaman dengan dunia maya, mereka jadi kurang bergaul di dunia nyata. Padahal kemampuan sosial sangat penting untuk masa depan mereka.