OKU TIMUR

Sejarah Lazismu OKU Timur Resmi Berdiri, Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Umat

×

Sejarah Lazismu OKU Timur Resmi Berdiri, Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Umat

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah Kabupaten OKU Timur. Foto: istimewa
Pelantikan Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah Kabupaten OKU Timur. Foto: istimewa

“Lazismu Kabupaten OKU Timur bertekat menjadi lembaga amil zakat terpercaya, sehingga nantinya dana zakat, infak, wakaf, dan dana kedermawanan donatur disalurkan dengan prinsip sesuai syariat Islam, amanah dan intergritas, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintergrasi, akuntabilitas, profesional, transparan. Dalam mewujudkan kemajuan kelembagaan Lazismu juga akan sinergi dengan Pemerintah setempat, Baznas, Pimpinan Muhammadiyah-Aisyiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, Komunitas maupun relawan dalam membangkitkan ekonomi Ummat,” terang Prely pada awak media pada Kamis (08/02/2024).

“Ayo kita dukung bersama-sama Lazismu dalam membangkitkan ekonomi Ummat, mensejahterakan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan untuk membangun negeri yang adil dan makmur,” tutupnya.

Kegiatan pelantikan Lazismu OKU Timur berjalan dengan lancar dan dilanjutkan sosialisasi Lazismu. Adapun sosialisasi oleh Dian Yudhistira, S.Pd. selaku Manager Lazismu Sumatera Selatan.

Dalam paparannya Yudhistira menuturkan bahwa menjadi keharusan Lazismu di setiap daerah harus terbentuk karena beberapa fakta diantaranya Pertama, Indonesia masih berselimut dengan kemiskinan yang masih luas, kebodohan dan indeks pembangunan manusia yang sangat rendah. Semua berakibat dan sekaligus disebabkan tatanan keadilan sosial yang lemah.

Kedua, Zakat diyakini mampu bersumbangsih dalam mendorong keadilan sosial, pembangunan manusia, dan mampu mengentaskan kemiskinan. Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi zakat, infak, dan wakaf yang terbilang cukup tinggi.

Namun potensi yang ada belum dapat dikelola dan didayagunakan secara maksimal sehingga tidak memiliki dampak yang signifikan bagi penyelesaian persoalan yang ada.

Dengan adanya Lazismu sebagai institusi pengelola zakat dengan manajemen modern dapat menjadi bagian dari penyelesaian masalah (problem solver) sosial masyarakat yang terus berkembang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dian Yudhistira, S.Pd. selaku Manager Lazismu Sumatera Selatan, Muhith, S.Fill, M.Pd.i selaku Sekretaris PDM OKU Timur, M. Abdullah, S.Pd selaku Wakil Sekretaris II Lazismu Sumatera Selatan, Muhammad Khoirul Antony, M.Ed. selaku Divisi Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Sumatera Selatan.

Selanjutnya  Ayu Sapitri, S.M selaku Relawan Lazismu Sumatera Selatan, Nuryadi, S.Pd, M.M selaku Majelis Pendidikan Dikdasmen PDM OKU Timur, Rohman Hidayat selaku Majelis Ekonomi PDM OKU Timur, Dr. Didi Franzhardi, M.Pd selaku Ketua STKIP Muhammadiyah OKU Timur.

PD Aisyiyah OKU Timur, PCM Se-OKU Timur, PRM Se-OKU Timur, Pimpinan Amal Usaha se-OKU Timur, BEM STKIP Muhammadiyah OKU Timur, GSC OKU Timur, PC IMM OKU Timur, PD IPM OKU Timur, dan Organisasi Otonom Muhammadiyah lainnya.