Herman Deru menyebut dalam ajang Peparpenas ke X di Palembang kali ini tidak hanya prestasi yang dikejar, tapi juga rekreasi namun terlebihnya bagi Sumsel melalui event olahraga tingkat nasional tersebut akan berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.
“Dengan adanya Peparpenas dan Popnas yang akan datang, mudah-mudahan misi kita dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) begitu terasa. Apalagi bagi Sumsel sebagai tuan rumah,” tutupnya.
Sementara itu, Menpora RI, Dito Ariotedjo menegaskan, multievent olaharaga yang digelar, telah berhasil menjadi kunci utama dalam suksesnya Indonesia ditingkat Internasional selama ini. Termasuk di dalamnya Peparpenas.
“Suksesnya penyelenggaraan berbagai event olahraga yang kita gelar selama ini dapat kita lihat dari prestasi Indonesia. Dimana Indonesia menjadi juara umum tiga kali berturut-turut pada ASEAN Paragames termasuk tahun 2023 ini,” tegasnya.
Tak hanya itu saja, lanjutnya pada tahun 2018 lalu, Indonesia berhasil menduduki peringkat lima di Asia. Bahkan dirinya baru saja kembali dari Jerman menghadiri Olimpiade Spesial Olympics. Kontingen Indonesia berhasil mendapatkan 10 medali emas di tingkat Dunia pada event tersebut.
Berbagai prestasi yang telah diraih para atlet Indonesia tersebut, lanjut Menpora merupakan hasil akumulasi perjuangan para atlet muda di berbagai ajang olahraga baik tingkat nasional maupun Internasional salah satunya Peparpenas.
“Suksesan penyelenggaraan dan prestasi atlet-atlet senior ASEAN Paragames selama ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet Peparpenas,” tambahnya.












