HEADLINESUMSEL

Terima Reses Komisi IX DPR RI, Sekda Supriono Paparkan Program Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Sumsel

×

Terima Reses Komisi IX DPR RI, Sekda Supriono Paparkan Program Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Sumsel

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  Ir. S.A Supriono menerima kunjungan kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dalam rangka reses masa persidangan II tahun 2023-2024 yang diterima  Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (6/12/2023).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  Ir. S.A Supriono menerima kunjungan kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dalam rangka reses masa persidangan II tahun 2023-2024 yang diterima  Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (6/12/2023). Foto: Humas Pemprov Sumsel

“Di Sumatera Selatan, jumlah kematian Ibu di tahun 2022  sebesar 97 orang, menurun dari tahun 2021 sebanyak 131 orang. Untuk Jumlah kematian bayi di tahun 2022 ada  497 orang atau turun dari tahun 2021 sebanyak 502 orang. Untuk prevalensi stunting, di tahun 2022 adalah 18,6%. Menurun dari tahun 2021 sebesar 24,8%,” paparnya.

Supriono menyampaikan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor  82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, Pasal 102 Disebutkan bahwa Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan Jaminan Kesehatan di daerah wajib Mengintegrasikannya ke dalam Program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Sementara dalam upaya meningkatkan cakupan kepesertaan  JKN, lanjut Sekda, Pemprov Sumsel telah mengalokasikan anggaran Tahun 2023 sebesar Rp.96.393.506.274 berupa Kontribusi  PBI-JK bagi  2.777.700 jiwa penduduk Sumsel dan saat  ini proses  penambahan  sasaran 305.248 jiwa  penduduk  yang  tersebar di seluruh kabupaten/ kota di Sumsel.

“Pemprov Sumsel telah launching Universal Health Coverage (UHC) dengan Program  Sumsel Berkat “Berobat Menggunakan KTP” pada tanggal 13 September 2023, yang bertujuan untuk  membantu masyarakat Sumsel yang belum memiliki jaminan kesehatan. Sedangkan cakupan kepesertaan JKN di  Sumsel  telah mencapai  97,66 persen,” jelasnya.