Kata Hesti, 56 orang karena gejala mual hingga muntah serta pusing belum kunjung membaik masih menjalani perawatan di ketiga RS tersebut. “Rawat inap, di RS Pertamina 14 orang. RSUD 25 orang, rencana pulang 12 orang. Dan, 17 orang di RS AR Bunda. Update data, para korban rawat inap masih terus kita sinkronkan,” bebernya.
Penanggulangan keracunan massal di salah satu SIT, telah dilakukan. Mulai melakukan peninjauan lokasi kejadian, evakuasi korban ke RS. Melakukan pemeriksan dapur, mengambil sampel, dan lainnya. “Tim sudah turun, melakukan penyelidikan terkait penyebab dugaan keracunan massal ini,” sebutnya.












