Selain persoalan sampah plastik, Gubernur menyoroti kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam secara berlebihan. Ia mengatakan bahwa rehabilitasi bekas tambang dan pengawasan kondisi aliran sungai harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Ia menambahkan bahwa sedimentasi sungai yang berujung pada abrasi dan hambatan arus pelayaran merupakan contoh nyata kerusakan lingkungan yang harus segera ditangani. Menurutnya, upaya penyelamatan lingkungan harus berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya responsif.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur bersama Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyerahkan penghargaan kepada individu dan lembaga yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan kebersihan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel, Herdi Apriansyah, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk stimulus dan apresiasi pemerintah atas prakarsa dan kepedulian masyarakat dalam menjaga daya dukung lingkungan hidup.












