Taman ini ditanami berbagai jenis tanaman obat tradisional seperti jahe, kunyit, temulawak, dan sereh, yang semuanya dapat dimanfaatkan untuk keperluan medis sehari-hari.
Ketua kelompok KKN-T15, Rifkan Haidorizal menyatakan bahwa pembuatan TOGA ini merupakan bentuk kontribusi nyata mereka dalam mendukung kesehatan masyarakat desa, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong di sekitar balai desa.
“Kami ingin masyarakat Desa Jatimulyo II bisa lebih mandiri dalam menjaga kesehatan dengan menggunakan tanaman obat yang bisa ditanam di pekarangan rumah,” ujarnya.
Keberadaan TOGA di balai desa juga berfungsi sebagai pusat edukasi bagi warga setempat.












