Mereka berkolaborasi dengan kader PKK, perangkat desa, serta tenaga kesehatan seperti bidan desa, dalam memastikan setiap tahapan layanan berjalan sesuai prosedur.
“Kami sering diberi tahu secara mendadak, jadi tidak ada waktu untuk persiapan yang maksimal,” ujar Kiki Hindarwati, A.Md.Keb., bidan Desa Kota Mulya.
Ia juga menyoroti kendala lainnya seperti keterbatasan alat kesehatan dan kendaraan operasional. “Terkadang kami harus berjalan kaki ke lokasi karena kendaraan tidak tersedia,” tambahnya.








