OPINI

Mencerdaskan Bangsa di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Indonesia

×

Mencerdaskan Bangsa di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Suhartono
Suhartono

Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan besar yang tidak bisa diabaikan. Salah satunya adalah kesenjangan digital.

Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan internet yang memadai. Di perkotaan, siswa dapat dengan mudah memanfaatkan teknologi, tetapi di daerah terpencil masih banyak yang kesulitan. Ketimpangan ini berpotensi memperlebar jurang kualitas pendidikan antarwilayah.

Selain itu, penggunaan teknologi tanpa kontrol dapat membawa dampak negatif. Anak-anak bisa terjebak dalam penggunaan gawai untuk hiburan semata, seperti media sosial atau game online, daripada untuk belajar.

Guru dan orang tua perlu hadir sebagai pendamping yang bijak agar teknologi benar-benar menjadi sarana pendidikan, bukan sekadar konsumsi digital tanpa arah.

Di sisi lain, era digital juga menuntut perubahan peran guru. Guru tidak lagi berfungsi sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi lebih sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk memilah informasi, berpikir kritis, dan memanfaatkannya secara produktif.

Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya menjadi penerima pasif, melainkan pembelajar aktif yang mampu berinovasi.

Pendidikan digital juga membuka peluang kolaborasi global. Melalui internet, siswa dan guru di Indonesia dapat terhubung dengan komunitas akademik internasional, berbagi pengetahuan, bahkan mengikuti kursus dari universitas dunia.