” Jadi bukan hanya untuk meningkatkan produksi pertanian saja tapi bagaimana menjadikan petani kita paham dunia entrepreneurship. dan menjadi tenaga di lapangan yang juga paham IT dan lainnya,” jelasnya.
Menurutnya Sumsel yang memiliki SDA yang banyak namun jika dikelola tanpa SDM.yang handal tentu akan menjadi kesia-siaan. Karena itulah Pemprov Sumsel berupaya meningkatkan kompetensi melalui pelatihan.
“Mereka nanti akan mendapatkan sertifikat dan ini menjadi modal mereka untuk naik jenjang apakah menjadi ASN PPPK dan lainnya. Maka Saya himbau ini harus benar-benar diikuti bukan hanya mengejar selembar sertifikat saja,” tegasnya saat memberikan arahan pada seluruh tenaga PPEP dan Penyuluh ASN dan Non ASN Kab/Kota pada acara pembekalan dan uji kompetensi profesi penyuluh, di Command Center, Jumat (25/8) pagi.
Sementara itu Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Dr. Abdul Roni Angkat mengatakan sangat mengapresiasi perhatian Gubernur Herman Deru yang begitu tinggi pada bidang pertanian. Hal itu dibuktikannya dengan mengangkat 1400 tenaga PPEP.
Terkait pembekalan pelatihan ini dijelaskan Abdul Roni, akan digelar mulai 22-26 Agustus. Dimana berdasarkan data terakhir mereka tercatat sebanyak 2174 orang ambil bagian menjadi peserta pembekalan. Mereka terdiri dari Penyuluh ASN, Penyuluh PPPK, THL , tenaga PPEP Penyuluh 1.167 orang, tenaga PPEP POPT, dan tenaga PPEP PBT..












