Selain itu, menurutnya pers memiliki tanggungjawab yang besar dalam mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang disajikan. Dia juga mencotohkan terkait persoalan karhutla saat ini, media memiliki kekuatan yang besar dalam mengedukasi masyarakat mengenai dampak pembakaran lahan secara ilegal.
“Jika pemerintah yang memberi edukasi itu, tentu tidak semuanya didengar masyarakat. Namun jika media juga berperan, edukasi dan ajakan itu akan didengar semua kalangan,” tegas Fatoni.
“Tujuan kita disini sama, untuk membuat Sumsel maju dan terhormat. Cuma kita memiliki peran berbeda,” sambungnya.
Sementara itu, terkait dengan dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, Fatoni berpesan agar media menjadi pengawas bagi pemerintah. Dia juga berharap sinergi yang terjalin antara pemerintah dan media dapat terus mendukung program prioritas yang dilakukan Pemprov Sumatera Selatan.












