Belakangan, massa tidak terima meski sempat di mediasi personel pengamanan dari Polres Prabumulih hingga terjadi aksi anarkis di depan Kantor KPU Prabumulih.
Berkas kesigapan personel Polres Prabumulih, aksi massa anarkis tersebut berhasil dibubarkan meski personel Dalmas Sat Samapta sempat terjadi bentrokan hingga tembakan gas air mata terpaksa dilakukan. Termasuk juga, mobil AWC diterjunkan menyemprotkan air guna membubarkan massa.
Belakangan aksi berhasil dibubarkan, provokator demo berhasil diamankan. Hal itu hanyalah sebuah simulasi Sispamkota digelar Polres Prabumulih, mengantisipasi tindakan anarkis ketika pelaksanaan Pemilu 2024.












