Bantuan yang diberikan ini terdiri dari 600 paket sembako, selimut dan tenda. Selain itu, sejumlah petugas juga diturunkan untuk memberikan fasilitas trauma heealing menjadi langkah rehabilitasi yang tepat bagi para korban bencana untuk menyembuhkan diri pasca bencana.
“Kita bersama Dinas Kesehatan Provinsi juga telah menyalurkan obat-obatan untuk warga termasuk petugas kesehatan dan trauma healing untuk membantu pemulihan psikologi warga khususnya anak-anak,” kata Iqbal.
Iqbal menyebut bencana banjir ini dipicu curah hujan yang tinggi di wilayah Muratara. Saat ini terdapat enam kecamatan yang terdampak, yaitu Ulu Rawas, Rawas Ulu, Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir.
“Untuk kerugian akibat banjir ini belum dapat ditaksir, masih dalam penghitungan petugas BPBD Muratara. Tapi yang jelas dilaporan terdapat 8 jembatan gantung putus,” imbuhnya.












