HEADLINEHUKUMSUMSEL

Kapolres Prabumulih : Tidak Ada Toleransi Aksi Tawuran

×

Kapolres Prabumulih : Tidak Ada Toleransi Aksi Tawuran

Sebarkan artikel ini

“Proses hukumnya, kita berkordinasi bersama Dinsos dan DPPKBPPA dalam rangka assementnya. Kita tekankan dan imbau, agar kejadian serupa tawuran melibatkan akun IG Gaza dan Timur Kece tidak terulang lagi. Penanganan masalah ini, karena kebanyakan anak-anak dibawah umur dan juga berstatus pelajar kita lakukan pembinaan,” ungkap suami Ivone Endro lni.

Belajar dari masalah ini, kata Alumnus AKPOL 2004 ini, para orang tua lebih meningkat pengawasannya kepada anaknya. Dan, memang perlu adanya tindak tegas berupa administrasi dari pihak sekolah. “Kita mohon dukungan dari orang tua dan juga para Kepala Sekolah di Kota Nanas ini, guna menangani dan mengantisipasi aksi tawuran melibatkan para ABG. Apalagi, ditemukan sajam dan paralon dibentuk seperti sajam,” tukas Mantan Kasubdit Reg Ident Ditlantas Polda Sumsel.

Kata ayah empat anak ini, kejadian ini setidaknya memberikan efek jera kepada para pelaku ABG Hendak tawuran ini. “Supaya, tidak lagi mengulangi lagi perbuatannya. Karena, bisa merugikan dan membahayakan hingga menimbulkan korban jiwa. Untungnya, cepat jajaran kita mengantisipasinya,” sebutnya.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Prabumulih, Candra Pipit ST mengatakan, para ABG terduga terlibat hendak tawuran ini akan dilakukan pembinaan dikumpulkan di Panti Asuhan Riyadhul Kholisin. “Kita assement, kita lihat nantinya seperti apa. Jika, tidak bisa dilakukan pembinaan akan kita kirim ke Panti Sosial di Indralaya, OI,” ucap Capit, sapaan akrabnya.