“Harapan saya, dengan adanya pojok literasi ini, anak-anak desa bisa lebih gemar membaca dan menjadikan balai desa bukan hanya pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga tempat untuk belajar bersama,” ujar Brigita Winda Sari mahasiswa pelaksana program dengan penuh semangat.
Kepala Desa Burnai Mulya juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal.












