Begitu juga, soal maraknya tawuran khususnya di akhir pekan menjadi perhatian seriusnya. “Sepertinya, ada salah sistem pendidikan kita di Prabumulih. Layak, buat kita evaluasi. Khususnya, masalah tawuran ini seperti pelajar kita kehilangan pendidikan etika dan moral,” ujar Elman, sapaan akrabnya.
Suami Windriani ini, meminta para Kepala SMA/SMK meningkatkan pengawasan tidak hanya kepada para guru. Tetapi, juga para siswanya. “Jangan sampai terlibat tawuran antar pelajar, apalagi mereka generasi penerus bangsa. Jelas memalukan sekali, dunia pendidikan di Kota Nanas ini,” jelasnya.
Jika ada pelajar, terbukti terlibar tawuran. Kata dia, harus diproses sesuai aturan dan ketentuan ada. “Malu kita, pelajar kita terlibat tawuran. Jangan sampai, memakan korban nantinya,” bebernya.












