Sembari melakukan patroli, juga menjelajahi lahan-lahan terbentang luas di kawasan tersebut melakukan pemantauan potensi munculnya titik api, serta memetakan kawasan rawan terjadi Karhutla.
“Belum ditemukan adanya titik api, namun kerawanan masih terlihat dari kondisi tanah dan rawa mengering, tentunya akan mudah terbakar apabila tersulut api dan akan merambat pada lahan di sekitarnya,” ungkap Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herry Sulistyo bersama Bripka Asal.
Setelah itu, mereka pun bergerak menyampaikan imbauan kepada masyarakat sekitar menggunakan maklumat Kapolda Sumsel, agar tidak melakukan pembersihan lahan lewat cara tidak dibakar.












